Tentang Kami

basil leaf

Lebih Dekat

Ada sebuah obrolan ringan yang sempat saya dengar di sebuah warung kopi, sebut saja Warmindo Kenangan. Obrolan itu adalah obrolan antara seorang ibu muda dengan anak gadisnya sekitar umur 7 atau 8 tahun. Keduanya sambil menikmati menu yang dipesan, bercerita banyak hal tentang kisah-kisah ringan di keluarga mereka.

Sebuah obrolan yang membuat saya tertarik, ketika anak gadis itu bercerita tentang kejadian lucu semalam sebelum tidur.

Mah..semalam papa itu lucu. Kan seperti biasa papa selalu bercerita sebelum aku tidur. Papa ceritanya itu kayak ngarang sendiri gitu. Kayak cerita ada bidadari yang membawa tongkat ajaib. Trus…aku disihir jadi anak yang punya segalanya. Aku punya, mobil, uang, boneka, rumah besar, haha…ayah lucu ceritanya,” kata si anak gadis tersebut.

Lalu dia melanjutkan bertanya ke sang Mama. “Mah, bisa gak aku nanti kayak anak yang diceritain papa?” tanya dia.

Sang mama dengan bijak menjawab. “Sangat bisa nak. Kamu bisa menjadi apa saja seperti yang diceritakan papa. Kamu harus belajar untuk mencapai apa yang kamu inginkan. Pasti kamu bisa,” timpal sang mama.

Mendengar jawaban mamanya, si anak terdiam sejenak, seperti sedang merenungkan masa depan yang akan dihadapi. Dan dia bersemangat untuk menjadi seperti apa yang diceritakan papanya. Lalu, si anak gadis itu tersenyum riang sambil memeluk mamanya dengan penuh sayang dan bahagia.

warung

Aktivitas Kami

Klien
150 +
Sekolah
+
Layanan
+
skt bulat

Jadilah Arsitek Untuk Masa Depan Anak

Orang tua adalah arsitek untuk masa depan anak dan menjadi desainer untuk mindset anak agar selalu baik dalam segala hal, dan semua itu dimulai dari dongeng.

Literasi & Dongeng

cropped head.png

Penggalan cerita tersebut menjadi semangat awal kami membangun SeKata. Sebuah lembaga yang ingin bergerak, sekecil apa pun, tentang literasi. Kemudian, dongeng menjadi pintu masuk untuk menelusuri jalan literasi yang demikian lebar dan luas.

Melalui dongeng, ajakan untuk melestarikan budaya tutur berkisah, menulis cerita dongeng dan membaca karya cerita kami pertahankan. Bertutur kisah, menulis dan membaca merupakan segitiga kuat yang menjadi penopang literasi.

Bahasa verbal yang keluar dari tutur kata orangtua, menjadi energi yang powerfull agar anak menjadi pribadi yang lebih percaya diri. Ketika anak melihat dan memahami gestur tubuh, terutama mata, suara dan raut wajah sang pendongeng, hal itu sanggup memberikan injeksi yang sempurna dalam mengembangkan ide, gagasan, kerativitas dan imajinasi yang super kuat.

Gabungan yang sangat ideal pengaruh kognitif dan afektif yang terjadi dalam bertutur kisah atau dongeng, merupakan syarat yang paling dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Imajinasi yang muncul, yang dibangun dari nalar dan emosi, mampu menarik kuat keinginan besar anak menjadi apa yang diharapkan atau diinginkan di masa depannya kelak.

SeKata sahabat yang Sepaham

Dan mengapa kami memilih diksi SeKata, karena bagi kami mengandung makna sahabat yang Sepaham, Sejalan dan Seirama dengan segala denyut kebutuhan orangtua dan anak dalam merajut masa depan.

Dengan sadar, kami menerjemahkan SeKata dengan akronim yang memiliki makna: Sehati, Edukasi, Karya, Asa, Tumbuh, Anak.

Nama ini lahir dari keyakinan bahwa masa depan anak yang gemilang dibangun dari cerita-cerita kecil yang mereka dengar, dihayati dan dijadikan pijakan hidup.

  1. Sehati – Orang tua dan anak berjalan bersama dalam satu hati. Parenting bukan sekadar mengarahkan, tapi membangun ikatan emosional yang kokoh lewat komunikasi penuh kasih.
  2. Edukasi – Setiap dongeng membawa nilai pendidikan, bukan hanya hiburan. Dari cerita, anak belajar moral, logika, imajinasi, dan empati.
  3. Karya – Dongeng adalah karya, dan setiap anak pun kelak menjadi “karya hidup” yang tercipta dari asuhan, perhatian, serta cerita yang mereka dengar.
  4. Asa – Harapan untuk masa depan anak yang cerah ditanam sejak dini. Setiap kata yang dituturkan dalam dongeng adalah benih harapan.
  5. Tumbuh – Anak bertumbuh bukan hanya secara fisik, tapi juga dalam karakter, keberanian, dan kebijaksanaan melalui pesan dalam cerita.
  6. Anak – Pusat dari semuanya adalah anak. Mereka adalah titipan, generasi penerus, dan alasan utama mengapa “SeKata” ada.

SeKata dilahirkan dari rahim para praktisi yang begitu mengerti tentang perasaan terdalam para orangtua dan anak. Para founder SeKata selama puluhan tahun merupakan kumpulan profesional sekaligus praktisi di bidang yang linier dengan bidang literasi, parenting dan mindset.

  • Didik Kartika, bergelut di literasi dan komunikasi media sejak tahun 1998 hingga saat ini. Di awali sebagai jurnalis, lalu merambah ke penulis, praktisi parenting, aktivis relawan anak dan pendidikan, trainer, edukator, dosen tamu, konsultan story brand dan konsultan media. Dalam dunia sastra menggunakan nama pena Lintang Kartika.
  • Suhamdani, berawal dari dunia sastra, lalu masuk sebagai jurnalis mulai tahun 1999 hingga sekarang. Penulis buku yang handal. Buku-bukunya yang laris termasuk buku dongeng cerita anak yang ditulisnya. Menjadi pemimpin redaksi di media online terkemuka di Solo, sehingga namanya disegani di komunitas jurnalis senior. Di dunia sastra memiliki nama pena Hamdani MW.
  • Albert Wei, seorang praktisi dan konsultan pengembangan mindset dan transformasi energi yang digali dari kandungan otentik di dalam diri manusia. Dirinya sudah membantu banyak orang dari seluruh Indonesia untuk lepas dari energi negatif dan berbalik memiliki keberlimpahan secara spiritual dan energi. Dari pengalamanannya bertahun-tahun, dia merambah menjadi penulis dan menulis buku yang terkait dengan bidang yang dikuasainya.

Melalui usaha kami untuk melestarikan kekayaan dongeng, mewariskannya ke anak-anak serta membantu tumbuh kembang anak dengan hasil yang luar biasa, maka SeKata ingin menjadi sahabat yang nyaman bagi orangtua dan anak-anak.

SeKata terbuka untuk menjadi sahabat bagi institusi pendidikan, institusi swasta, pengambil kebijakan publik maupun per orangan untuk berbagi pengalaman dan cerita. Undang kami bila para sahabat SeKata merasa nyaman dengan project kami.

SeKata memberikan pengalaman yang kami miliki, untuk kami bagikan ke siapa saja, terutama para sahabat yang ingin mengubah masa depan anak dengan metode yang menarik dan paling dibutuhkan. (*)

Keranjang Belanja